5 Cara Menjaga Metabolisme Tubuh

22.6.11
Anda makan lebih sehat dari sebelumnya, tapi otot anda terasa lembek, energi anda lemah dan celana jeans anda terasa semakin nyaman, terutama di pinggul, perut dan bokong.

Kebenaran yang menyedihkan: tingkat metabolisme (jumlah kalori yang kita bakar dalam sehari) merosot seiring kita bertambah tua, menurun sekitar 1 peren setiap tahun setelah mencapai umur 30. Namun para peneliti menunjukkan ada hal yang dapat anda lakukan untuk membantu memerangi perlambatan metabolisme.

"Ketika metabolisme kita melambat, bukan hanya berkaitan dengan usia," jelas Christine Gerbstadt, MD, ahli diet dan juru bicara American Diettetic Association. "Komposisi tubuh, yang ditentukan oleh genetika, diet dan aktifitas, juga memainkan peran utama."

Berikut ini ada lima cara menjaga metabolisme tubuh anda.

1. Menjaga metabolisme tubuh dengan membangun otot. Karena lemak dibakar di otot, anda ingin mengaktifkan serat otot sebanyak mungkin. Latihan beban meningkatkan massa otot, yang meningkatkan jumlah kalori yang digunakan tubuh anda, bahkan ketika anda sedang beristirahat. Terlebih lagi, karena lemak kurang dalam tubuh anda (dan otot), darah mengalir lebih baik sehingga anda memiliki lebih banyak energi, tanpa memakan lebih banyak makanan. Jadi jika anda belum memasukkan latihan kekuatan dalam rutinitas kebugaran anda, sekarang adalah waktu untuk mulai!

2. Menjaga metabolisme tubuh dengan makan. "Tubuh anda bagaikan mesin yang membutuhkan bahan bakar, tubuh perlu diberi makan secara konsisten untuk menyediakan energi untuk hidup," jelas Mark MacDonald, penulis buku laris Body Confidence. "Jenis memberi makan yang konsisten ini akan menstabilkan kadar gula darah dan menciptakan keseimbangan hormon internal" dan membuat anda terhindar dari kegemukan. Sarannya: Makan dalam waktu satu jam setelah bangun untuk memulai metabolisme. Kemudian terus makan setiap tiga sampai empat jam, dan berhenti makan satu jam sebelum waktu tidur.

3. Menjaga metabolisme tubuh dengan mengkonsumsi protein pada setiap makanan dan kudapan. Protein memiliki dorongan metabolisme lebih besar dari lemak atau karbohidrat. Menggigit, mengunyah, menelan dan mencerna makanan membutuhkan energi, hal itu dikenal sebagai efek termik makanan dan dapat membakar hingga 30 persen kalori di piring anda. Semakin kompleks makanan (daging, kacang-kacangan dan sayran berserat), lebih banyak kalori yang akan anda bakar ketika makanan itu berjalan melalui saluran pencernaan. Protein juga mengandung leusin, asam amino yang mencegah hilangnya otot ketika anda sedang berdiet. Sebuah strategi sederhana: Untuk makanan ringan cepat dan mudah, simpan kudapan kacang di saku anda, buah-buahan kering di laci meja dan telur rebus dalam lemari es.

4. Menjaga metabolisme tubuh dengan bergerak. Latihan interval dengan kardio intensitas tinggi akan menyalakan rasio metabolisme anda dan tetap bertahan selama berjam-jam. Jadi daripada latihan biasa pada treadmill selama setengah jam dengan kecepatan tetap 7,2 Km per jam, coba pilihan interval atau melakukannya di jalanan dan mengambil keuntungan dari perubahan medan. Berlari di pasir atau ke atas bukit dan menggunakan penunjuk untuk menandai perubahan langkah. Juga tetap membakar kalori ekstra kapanpun anda bisa, saran Gerbstadt.

5. Menjaga metabolisme tubuh dengan minum air. Studi menunjukkan bahwa orang yang minum 8 hingga 12 gelas setiap hari memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi daripada mereka yang hanya minum empat gelas. Ingin mengurangi berat badan 3 Kg setahun? Minum setengah liter air sebelum sarapan. Menurut para peneliti di Virginia Tech di Blacksburg, Virginia, orang-orang yang meneguk air sebelum makan pertama mereka hari itu mengkonsumsi rata-rata 75 kalori lebih sedikit pada sarapan daripada mereka yang tidak minum terlebih dahulu.

Informasi/Berita tentang 5 Cara Menjaga Metabolisme Tubuh ini dipublikasikan pada hari Rabu, 22 Juni 2011

-
 
beritasi.blogspot.com - sitemap