5 Tips Memutihkan Gigi

24.6.11
Siapa yang tak mau punya gigi yang kelihatan putih bersih? Hal tersebut tentu saja akan menambahkan satu poin lagi bagi rasa percaya diri anda.

Banyak tersedia produk yang dapat memutihkan gigi, mulai dari permen karet, pasta gigi, obat kumur dan lain sebagainya. Akan tetapi memutihkan gigi secara berlebihan dapat merusak kesehatan gigi anda.

"Pemutihan gigi dapat menyebabkan gigi sensitif, dan sensitifitas itu merupakan sistem peringatan gigi bahwa ada sesuatu yang salah," jelas Linda C. Niessen, MD, profesor klinis di Texas A&M Health Science Center Baylor College of Dentistry di Dallas.

Mereka yang memutihkan gigi mereasakan semuanya mulai dari rasa kesemutan ringan dan sensitifitas terhadap rasa dingin hingga gusi seakan terbakar.

Walaupun reaksi sensitif pemutih gigi lebih umum pada orang muda berusia 20 hingga 30 tahun, orang yang memiliki erosi atau abrasi pada gigi mereka dan orang dewasa yang telah menerita penyakit gusi periodontal, hal itu dapat terjadi pada siapapun. Bahkan, 82 persen orang Amerika mengalam sakit gigi dan sensitifitas pada tingkat tertentu. Itulah mengapa dokter gigi merekomendasikan berkonsultasi dengan ahli gigi profesional untuk mengevaluasi kesehatan gigi dan gusi sebelum memutihkan gigi, jelas Niessen.

Masih ingin memutihkan gigi? Berikut ini ada beberapa tips dari Niessen.

1. Jangan terlalu serius - Tak peduli seberapa banyak anda menginginkan senyuman gemilang, gigi anda seharusnya jangan pernah lebih putih dari bagian putih mata anda.

2. Ketahuilah apa yang ada di mulut anda - Jika anda memiliki tambalan, atau lapisan yang dibuat untuk menyesuaikan warna asli gigi depan anda, semuanya itu tdak akan menjadi lebih putih (produk pemutih tidak dapat mengubah warna porselen). Jadi jika anda memutihkan gigi alami anda, tambalan atau lapisan pada gigi anda mungkin tidak akan sesuai, semuanya itu akan terlihat lebih jelas jika anda memutihkan gigi ketimbang warna asli gigi yang agak kekuningan.

3. Turunkan standar anda - Gigi putih menyilaukan yang terdapat pada sampul majalah seringkali merupakan hasil dari pengeditan gambar dengan Photoshop atau pelapis, bukan pemutih gigi. Standar tersebut mustahil untuk dicapai. Saran kami: jangan mengejar fatamorgana.

4. Sesuaikan pengalaman memutihkan anda - Menggunakan produk konsentrasi lebih rendah atau menurunkan frekuensi pemutihan dapat membantu mengurangi sensitifitas, dan membantu anda mencapai hasil secara bertahap tanpa melakukannya secara berlebihan. Misalnya jika menggunakan produk pemutih nampan di rumah, biarkan dalam mulat anda selama 15 menit bukan 30 menit, dan bukannya menggunakannya setiap hari tapi sekali atau dua kali seminggu. Minta bantuan profesional. Mintalah dokter gigi anda pengobatan dengan bahan biokompatibel baru yang disebut NovaMin yang dapat memberikan kelegaan sensitifitas langsung, saran Nissen. NovaMin bereaksi dengan air liur anda dan mineral di permukaan gigi untuk menciptakan sebuah penghalang yang menghalangi rasa sakit atau nyeri.

5. Fokuslah pada pencegahan - Jika anda merokok, berhentilah (bukan hanya untuk gigi anda, tapi untuk kesehatan anda juga). Hindari makanan dan minuman yang mengandung noda warna. Teh, anggur merah dan blueberry adalah contohnya. Sikat gigi anda setelah memanjakan diri dengan semua makanan tersebut. Akhirnya, periksakan gigi anda ke dokter gigi setiap enam bulan.

Informasi/Berita tentang 5 Tips Memutihkan Gigi ini dipublikasikan pada hari Jumat, 24 Juni 2011

-
 
beritasi.blogspot.com - sitemap